Dilahakan Polandia, Jepang Tetap Lolos Ke 16 Besar

Dilahakan Polandia, Jepang Tetap Lolos Ke 16 Besar – Tim nasional Jepang berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia Rusia 2018. Tapi, kritikan taja, datamg dari mantan pemain The Reds (Liverpool) era 80, Mark Lawrenson.

Menurut Lawrenson, cara Jepang masuk ke 16 besar Piala Dunia Rusia 2018 seperti lelucon. Catatan disiplin yang bagus mrnjadi penyebabnya.

Jepang masuk ke babak 16 besar dengan status penguni posisi kedua Group H dengan 4 poin. Jepang berada di posisi kedua karena menang poin fair play saat menjamu Senegal.

Di pertandingan terakhir, tim nasional Jepang kalah dengan score 0 – 1 saat menjamu Polandia, pada tanggal 28 Juni 2018. Cara jepang memainkan pertandingan ini yang mendapatkan kritikan pedas dari Lawrenson dan dinggap sebagai cara yang sangat buruk bak sebuah lelucon.

Dilahakan Polandia, Jepang Tetap Lolos Ke 16 Besar
Dilahakan Polandia, Jepang Tetap Lolos Ke 16 Besar
Timnas Jepang Seperti Lelucon

Di menit-menit akhir pertandingan menjamu Polandia, Jepang tampil dengan tempo yang lambat. Tim asuhan Akira Nishino tersbut labih banyak memainkan bola di wilayah permainan sendiri dan tidak mengambil resiko menyerang.

Lawrenson, mengatakan permainan yang dimainkan timnas Jepan tersebut menjadi yang sangat buruk.

“Itu adaalah penampilan yang sangat buruk sekali dan itu justru berubah jadi sebuah lelucon. Harus ada cara lebih baik untuk menentukan klasemen di pertandingan Piala Dunia 2018. Kartu kuning? Maaf, tidak,” kata Lawrenson.

Dilahakan Polandia, Jepang Tetap Lolos Ke 16 Besar
Timnas Jepang Tidak Ingin Main Meneng

Senada dengan Lawrenson, Leon Osman juga memberikan kritikan pedas pada cara penampilan tim nasional Jepang. Kolega Lawrenson menilai penampilan tim nasional Jepang berubah saat Makoto Hasebe dimasukkan di menit ke 82.

“Mereka memasukkan Hasebe dan ia memperlambat permainan. Dia bilang di timnya sudah menang melalu kartu kuning dan berkata pada kawan-kawannya untuk tampil lebih lambat,”.

“Mereka benar-benar mengatur pada 5 atau 6 menit terakhir dari pertandingan. Kedua tim mundur dan tidak benar-benar ingin menekan. Ini menjadi sebuah akhir yang buruk. TimĀ  nasional tampil dengan buruk,” kata gelandang Everton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by Live Score & Live Score App